Lenovo akuisisi Blackberry

Lenovo akuisisi Blackberry

News.Hargatop.com – Sebuah kabar mengejutkan yang dilaporkan secara eksklusif oleh Benzinga (18/10/2014) menyatakan bahwa Lenovo tengah membuat penawaran untuk membeli atau mengakuisisi BlackBerry. Proses penawaran tersebut kabarnya akan dilakukan awal minggu depan.

Menurut sumber yang dekat dengan masalah, Lenovo Group Limited, perusahaan elektronik asal Cina telah membuka penawaran sebesar US$15 per saham, dan kemungkinan akan mencapai persetujuan di angka US$18 per saham. Namun saat berita ini dikonfirmasi, jurubicara BlackBerry tidak bersedia memberikan komentar.

Wong Wai Ming selaku CFO Lenovo pernah mengatakan bahwa BlackBerry, yang saat itu masih dikenal dengan nama Research in Motion, merupakan salah satu peluang bagi perusahaan. Namun, berita yang mencuat di bulan Januari 2013 ini secara tegas dibantah pihak perusahaan.

Baca juga: Fitur Baru BlackBerry Messenger Beta Tingkatkan Kontrol Privasi Pengguna

Kini isu serupa kembali beredar, hampir bersamaan dengan pengumuman mengenai rencana Lenovo membuat perusahaan baru dengan fokus pada perangkat pintar berbasis internet yang akan diluncurkan pada 1 April 2015, dan akan beroperasi dengan nama dan merek yang berbeda.

BlackBerry memang cukup lama bergulat dengan penurunan profit yang cukup drastis setelah sebelumnya berhasil merajai pasar smartphone. Salah satu faktor yang menolong perusahaan dalam masa sulitnya adalah kepopuleran aplikasi BlackBerry Messenger yang akhirnya dihadirkan untuk berbagai perangkat lintas platform.

Baca juga: Lenovo & Ashton Kutcher Ciptakan Yoga Tablet 2 Pro Plus Proyektor

Namun akhir-akhir ini, BlackBerry di bawah kepemimpinan CEO John Chen cukup berhasil menunjukkan kinerja positif, diantaranya lewat kehadiran smartphone BB 10 berbentuk kotak yang diberi nama BlackBerry Passport. Smartphone ini bahkan diklaim berhasil terjual sebanyak 200 ribu unit dalam waktu yang cukup singkat. Selain itu, perusahaan juga sedang bersiap meluncurkan smartphone terbaru yang digadang-gadang sebagai penerus Bold dengan nama BlackBerry Classic.

Baca juga:
Zwipe MasterCard, Kartu Kredit Tanpa PIN Plus Sensor Pemindai Sidik Jari
Lenovo Sisley, Hp Bahan Logam Kelas Menengah Desain Mirip iPhone 6

Update (20/10/2014):

Berdasarkan email yang diterima tim redaksi News.Hargatop.com pada tanggal 20 Oktober 2014 terkait berita tersebut di atas, pihak BlackBerry Indonesia melalui Yolanda Nainggolan selaku PR Manager telah meluruskan dan mengkonfirmasikan bahwa Lenovo Group tidak ada rencana untuk mengakuisisi BlackBerry.

SHARE

LEAVE A REPLY