Ello Jejaring sosial
News.Hargatop.com – Ello, situs jejaring sosial yang baru hadir untuk publik sekitar sebulan lalu, berhasil menarik perhatian netizen. Dirancang oleh desainer Paul Budnitz, Ello yang menggunakan sistem invite-only atau berdasarkan undangan ini memiliki tampilan cantik dengan visual menarik dan yang terpenting memiliki aturan ketat bebas iklan.

Jejaring sosial Ello diluncurkan enam minggu lalu dan mempromosikan dirinya sebagai alternatif dari jejaring sosial terbesar dunia, Facebook. Fitur utama yang diandalkan jejaring sosial ini adalah tidak disertai iklan, demikian laporan yang dilansir dari CNet (28/9/2014). Tampilan Ello saat ini tampak polos dengan sedikit gambar dan teks berwarna hitam di latar belakang putih.

Meskipun belum lama hadir, popularitas Ello bertumbuh cukup pesat dengan lebih dari 35 ribu orang mendaftar setiap jamnya. Diprediksi hal itu antara lain disebabkan karena pengguna jejaring sosial bosan telah dibombardir oleh berbagai iklan serta menyadari bahwa informasi miliknya telah ‘dijual’.

“Jejaring sosial anda dimiliki pengiklan,” ujar Ello. Ditambahkan pula bahwa setiap posting, pertemanan dan link telah dilacak dan setiap data tersebut menjadi alat pembantu untuk pengiklan mengirimkan iklannya. Ello menjanjikan hal yang berbeda.

Baca juga:
#ShameOnYouSBY Mendadak Hilang, Muncul #ShamedByYou & #ShameByYouSBY
Harga Samsung Galaxy V Terbaru Hp Android Murah
Link Unduh Windows 9 TH Muncul Jelang Peluncuran Technical Preview
Abdee Negara Slank Dengan Lagu Where Are You Mr. President Beredar

Di layanan jejaring sosial Ello, pengguna dapat memposting berbagai hal seperti foto atau teks. Pengguna dapat mengkategorikannya ke 2 kelompok, Friends dan Noise. Kategori terakhir akan mengatur posting kedalam 2 kolom sehingga mudah dilihat.

Pengguna dapat bergabung dengan Ello berdasarkan undangan dari pengguna yang telah terdaftar. Untuk dapat bergabung, pengguna harus menyetujui manifesto Ello, yakni pernyataan bahwa Ello tidak akan menampilkan iklan atau menjual informasi pengguna. Berbeda dari Facebook, pengguna Ello tidak perlu menggunakan nama aslinya. Bahkan Ello menawarkan pilihan pada pengguna untuk menonaktifkan software analitik Ello sehingga pengguna akan benar-benar tidak terlacak.

Untuk memperoleh pendapatan, Ello akan menghadirkan fitur-fitur baru, seperti aplikasi Android dan aplikasi iPhone, integrasi audio dengan SoundCloud, integrasi video atau fitur yang dapat mendelegasikan akses ke laman profil bisnis, yang dapat dibeli oleh pengguna. Publik dapat menggunakan fitur dasar Ello seperti memposting atau membaca postingan teman secara gratis, namun untuk mendapatkan fitur-fitur terbaru termasuk mengganti skema warna Ello, pengguna harus membayarnya.

Menurut Paul, dirinya tidak berencana mengubah Ello menjadi bisnis bernilai miliaran dollar, namun ingin membuat jejaring sosial sesuai kehendaknya. “Kami ingin membuat jejaring sosial seperti yang kita inginkan,” tuturnya.

SHARE

LEAVE A REPLY