iPhone 6 Plus Bendgate

iPhone 6 Plus Bendgate

News.Hargatop.com – Isu “Bendgate” atau melengkungnya iPhone 6 Plus bergulir kencang, bahkan menjadi bahan candaan tersendiri di dunia online. Dan sepertinya isu “Bendgate” yang menerpa hp terbaru Apple tersebut menjadi senjata tersendiri bagi vendor pesaingnya termasuk Samsung dan BlackBerry.

Mengacu pada isu “Bendgate”, saat memperkenalkan smartphone berbentuk kotak terbarunya, CEO BlackBerry John Chen secara khusus menantang hadirin untuk membengkokkan BlackBerry Passport. “Saya menantang anda untuk membengkokkan Passport,” tutur Chen seperti laporan yang dikutip dari CNet (25/9/2014).

Selanjutnya, Samsung Mobile (25/9/2014) memposting sebuah tweet yang menampilkan foto Galaxy Note Edge di akun Twitternya dengan pesan “Curved. Not bent. #GALAXYNoteEdge“. Begitu juga dengan LG Mobile USA (25/9/2014) yang memposting gambar smartphone LG G Flex melalui akun Twitternya dan dilengkapi pesan “Our phone doesn’t bend, it flexes…on purpose. #bendgate“.

Baca:
Aplikasi Blackberry Blend, BBM Via PC & Tablet Sudah Bisa di Unduh
Dijual Harga Rp 7,2 jutaan, BlackBerry Passport Siap Saingi iPhone 6
Komplain Pengguna: iPhone 6 Plus Mudah Bengkok
Dijual Harga Mahal, Ongkos Produksi iPhone 6 & 6 Plus Hanya 2 jutaan
Pre-Order Samsung Galaxy Note 4 Di Korea Selatan Ludes Terjual

Komplain sejumlah kecil pengguna iPhone 6 Plus menyatakan ponsel big screen layar 5,5 inci tersebut mudah melengkung atau bengkok. Isu yang kemudian berkembang di media sosial, antara lain di Twitter dengan #Bendgate tersebut memicu dilakukannya ujicoba untuk membengkokkan sejumlah smartphone dalam rangka mengetahusi hp mana yang paling kokoh.

Menurut laporan yang dilansir dari 9to5 Google (25/9/2014), ujicoba membengkokkan smartphone dilakukan oleh YouTuber Unbox Therapy terhadap iPhone 6, iPhone 5s, HTC One M8, Motorola Moto X dan Nokia Lumia. Hasilnya, iPhone 6 Plus terlihat lebih fleksibel atau lentur dibandingkan yang lainnya. Sementara Motorola Moto X menjadi smartphone yang paling kokoh.

LEAVE A REPLY