Jakarta – Pemilihan Presiden (Pilpres) di Hongkong yang dilaksanakan Minggu (6/7/2014), ricuh. Pasalnya rutusan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Hongkong terancam kehilangan hak suara karena tidak bisa mencoblos.

Dilansir dari Kompas, (7/7/2014),”Pengantre masih banyak, ratusan sampai seribuan orang. Tiba-tiba pagar TPS ditutup, jadi mereka yang mengantre maju. Lalu sebagai pemilih adalah pendukung Jokowi-JK, protes dan teriak-teriak, ‘Jokowi… Jokowi…’,” tutur Arista Devi, salah satu pemilih di Hongkong, dalam perbincangan telepon dengan Tribunnews, Minggu malam.

Perkembangan teknologi saat ini rupanya dimanfaatkan oleh sebagian orang saat Pilpres untuk mengabadikan lewat video dan diupload ke Youtube yang akhirnya menghebohkan dunia maya khususnya sosial media.

Dari pantaun News.HargaTop.com, ada beberapa video mengenai kericuhan TKI di Hongkong saat Pemilihan Presiden (Pilpres) yang beredar. Salah satu videonya diunggah oleh akun bernama AbuNawas.

Hingga berita ini diturunkan, video berjudul “Ricuh TKI HONGKONG Pencoblosan Pilpres” berdurasi 1.03 menit ini sudah ditonton sebanyak 4.062 kali dengan 125 LIKE dan 10 DisLIKE.

LEAVE A REPLY