Melalui konferensi developer Google I/O di San Fransisco, pada hari Rabu kemarin Google memperkenalkan berbagai hal termasuk kehadiran Android Auto. Sistem operasi Android Auto yang terintegrasi dengan sistem operasi Android L mampu dinavigasi melalui suara, seperti Google Now, dan khusus dirancang untuk mobil, demikian dilaporkan Cnet (25/6/2014).

Google mencermati bahwa kebanyakan orang saat ini menghabiskan waktu sekurangnya satu jam di mobil setiap hari. Dan banyak orang mengabaikan bahaya yang mengancam saat menggunakan hp sambil menyetir. Untuk mengatasinya, dibuatlah Android Auto agar penyetir dapat tetap mengakses berbagai informasi melalui perintah suara.

Android Auto dijalankan pada perangkat mobile, kemudian mencerminkan interfacenya ke layar sentuh yang dipasang di dashboard mobil. Pengguna kemudian dapat berinteraksi dengan Android melalui layar sentuh atau perintah suara.

Hp Android yang terhubung akan mengaktifkan layar dalam mobil untuk Android Auto. Pengguna dapat mengontrolnya melalui tombol pada setur atau tombol khusus. Karena Android Auto bergantung pada ponsel pengguna, maka akan lebih baik jika menggunakan ponsel baru berkecepatan tinggi, demikian penjelasan Google.

Google akan merilis Android Auto SDK segera sehingga para developer dapat membuat berbagai aplikasi untuk platform ini. Sementara, user interface Android Auto akan hadir bersamaan dengan Android L Preview di akhir tahun ini.

LEAVE A REPLY