PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) bekerjasama dengan Intel Indonesia Corporation menghadirkan program pelatihan bersertifikasi internasional dengan nama “Indonesia Digital Training” (IDL). Melalui pelatihan tersebut, Telkom menargetkan akan mampu mencetak minimal 100 ribu master trainer internet di akhir tahun 2015 yang akan membantu memberantas buta internet.

Dalam acara peluncuran IDL di Yogyakarta pada hari Jumat (30/5/2014), Director of Consumer Service PT Telkom – Sukardi Silalahi menjelaskan bahwa pelatihan di IDL akan membekali para trainer dengan pemahaman tentang penggunaan internet. Dengan demikian nantinya para trainer dapat menurunkan pengetahuannya ke orang lain sehingga membuka wawasan dan pengetahuan masyarakat luas agar lebih mengenal fungsi internet serta fasilitasnya untuk berbagai kegiatan, khususnya bidang pendidikan dan bisnis.

Program IDL merupakan salah satu wujud tanggung jawab Telkom dalam kepedulian sosial (Corporate Social Responsibility / CSR) di bidang pengembangan kompetensi teknologi informasi (IT) bagi masyarakat. Sukardi mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk bakti Telkom untuk masyarakat, khususnya bagi pelajar, guru serta pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).

Tidak hanya pelatihan, IDL juga akan mengadakan kompetisi untuk karya-karya internet dari masyarakat dan memberi penghargaan melalui Creative Business Online Awards, Creative Blog Award, Creative Photo & Video Award dan Master Trainers Award.

Pelatihan IDL yang juga mendapat dukungan dari MIKTI, IWAPI dan PGRI tersebut rencananya akan dilaksanakan di Broadband Learning Center Telkom, Mobile Broadband Learning Center Telkom dan berbagai area publik yang mencakup 61 kota layanan Telkom.

LEAVE A REPLY