Google memperbaharui layanan statistik pencarian Google Trends. Mulai hari ini, Google Trends API memperbolehkan pantauan terprogram mengenai trend pencarian melalui software. Siapapun yang membutuhkan dapat mendaftar agar memperoleh pemberitahuan mengenai topik-topik khusus yang sedang trend lewat inbox pada email. Melalui layanan tersebut, pengguna Google dapat mengetahui apa yang sedang ramai dicari orang banyak.

Di sebuah posting blog, Gavri Smith – teknisi Google menjelaskan, “Tanpa melakukan eksplorasi pribadi di situs Trend, akan sangat sulit menemukan topik – dan terkadang mengejutkan – yang sedang diminati di pencarian global. Mulai hari ini, hadir cara lebih mudah untuk memperoleh informasi tersebut pada waktu yang tepat melalui notifikasi email,” demikian kutipan berita dari Information Week (18/4/2014).

 

Pengguna hanya perlu menentukan topik yang diinginkan, kemudian mencari tombol berlangganan (subscribe). Google mengklasifikasikannya dalam 3 tingkat : konten ‘Hot‘, ‘Hotter‘ dan ‘Hottest‘.  Dengan asumsi pengguna telah login saat browsing, hasilnya akan secara otomatis dikirim ke akun Gmail. Jika menginginkan hasil yang lebih spesifik, pengguna juga dapat melakukan kustomisasi setelah mengklik tombol berlangganan. Pilihannya antara lain memperoleh hasil secara global atau berdasarkan negara tertentu. Selain itu, pengguna juga dapat menentukan apakah ingin memperoleh info secara mingguan atau bulanan.

Google Trends yang diperkenalkan sejak 2006 lalu telah menjadi cara populer untuk mengetahui apa yang menjadi minat terbesar yang dicari orang-orang secara online. Pembaruan layanan tersebut dapat menjadi pertanda keinginan Google agar Google Trends menjadi layanan yang lebih berarti. Melalui notifikasi email tersebut nampaknya Google menyadari salah satu fungsi Google Trends sebagai cara untuk meningkatkan keterlibatan konsumen.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY