Salah satu fitur unggulan yang ditawarkan Samsung di smartphone Android terbarunya, Galaxy S5, adalah pemindai sidik jari. Namun ternyata menurut laporan dari BBC (16/4/2014) fitur tersebut telah berhasil dibobol hanya dalam waktu kurang dari seminggu setelah ponsel tersebut dipasarkan. Peneliti dari Security Research Labs (SRLabs) asal Jerman berhasil menipu sensor pemindai tersebut melalui cetakan lem yang juga pernah digunakan untuk menipu sensor sejenis di Apple iPhone 5S.

Bulan September tahun lalu, SRLabs telah menginformasikan kerentanan dalam sistem keamanan melalui pemindai sidik jari yang digunakan di iPhone 5S. Peneliti membobol fitur keamanan ini dengan menggunakan sidik jari yang diambil dari layar smartphone dan kemudian menciptakan cetakan dari lem dan semprotan grafit. Cetakan inilah yang kemudian digunakan untuk menipu sensor pemindai sidik jari sehingga ponsel dapat dibuka.

SRLabs mengungkapkan bahaya yang ditimbulkan oleh kelemahan sistem otentikasi melalui sidik jari di Samsung Galaxy S5, yang membuat pihak-pihak tidak bertanggung jawab dapat mengekspos ponsel pengguna untuk membuka berbagai data penting termasuk rekening pribadi. Lebih lanjut bahkan pencuri dapat melakukan penipuan dengan membobol sensor sidik jari di Galaxy S5 dan kemudian melakukan transfer sejumlah uang melalui PayPal.

LEAVE A REPLY