Jakarta – XL Axiata akhirnya resmi mengakuisisi Axis Telekom Indonesia setelah mendapat persetujuan dari KPPU pada Rabu, (19/3/2014), di kantor pusat XL di Menara Prima, Mega Kuningan, Jakarta.

Nilai dana yang diinvestasikan XL dari pembelian Axis ini sebesar US$ 865 juta yang sumber dananya didapatkan dari pemegang saham XL sebesar US$ 500 juta, kemudian sisanya USD 365 juta dari pinjaman konsorsium pihak ketiga yaitu Bank UOB, Bank Tokyo-Mitsubishi dan Bank DBS.

Penandatanganan dokumen perjanjian ini dihadiri pihak XL Axiata dengan Saudi Telecom Company (STC) sebagai pemegang saham mayoritas Axis. Setelah itu, XL resmi menjadi pemegang saham mayoritas di Axis Telekom Indonesia.

“Kami bersyukur dapat mencapai tahap finalisasi akuisisi Axis. Dengan selesainya transaksi akuisisi ini, maka XL telah resmi menjadi pemegang saham di Axis,” kata Presiden Direktur XL Axiata, Hasnul Suhaimi.

Usaha XL untuk mengakusisi Axis dimulai September 2013 lalu yang harus melalui restu Kementerian Komunikasi dan Informatika (Desember 2013), kemudian restu dari pemegang saham melalui RUPSLB, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan terakhir mendapat persetujuan dari Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

SHARE

LEAVE A REPLY