News.HargaTop.com, Jakarta – Western Digital, perusahaan yang selama ini membuat hardisk merk WD, meluncurkan sebuah hardisk baru dengan fungsi yang berbeda dari biasanya yang diberi nama My Cloud.

My Cloud disebutkan adalah perangkat digital storage atau gampangnya hardisk yang bisa ditaruh dirumah tapi bisa diakses dari mana saja. Terinspirasi dari banyaknya orang yang menggunakan teknologi cloud akhir-akhir ini seperti Dropbox, Google Drive atau OneDrive, My Cloud hadir sedikit berbeda.

Jika biasanya pengguna menyimpan data misalnya di Dropbox, maka pengguna sebenarnya tidak mengetahui datanya disimpan dimana, bahkan bisa saja data itu dilihat admin sana. Belum lagi kalau ada masalah teknis maka data bisa hilang semua.

My Cloud hadir lebih personal, jadi pengguna sendiri yang mengontrol karena ada fitur keamanan dan tahu datanya ada dimana.

Demikian yang dikatakan oleh Senior Sales Manager Branded Product WD, Tirtasaputra Salim, saat peluncuran My Cloud di Jakarta, Kamis (27/2/2014), “Kalau yang sudah-sudah, kita tidak tahu file-file kita sebenarnya di mana, bisa juga dilihat oleh admin di sananya, tapi karena My Cloud ada device-nya sendiri, jadi jelas file kita sebenarnya ada di mana”.

Cara kerja My Cloud cukup sederhana, dimana perangkat ini dihubungkan ke internet rumah kemudian install aplikasi My Cloud pada perangkat elektronik seperti misalnya komputer atau smartphone lainnya yang bisa diunduh melalui os iOS, Android, Windows dan lainnya. Kemudian ikuti petunjuk sederhana agar WD Cloud bisa terkonekasi dengan aplikasi My Cloud.

My Cloud juga terintegrasi dengan Cloud Storage eksternal lainnya seperti Dropbox, OneDrive dan Google Drive. Perangkat hardisk WD model baru ini akan dijual dengan beberapa pilihan harga tergantung kapasitas.

My Cloud kapasitas 2 TB dijual pada harga USD 165, My Cloud kapasitas 3 TB harganya USD 199, dan my Cloud kapasitas tertinggi 4 TB harganya USD 260.

LEAVE A REPLY