News.HargaTop.com – Bermunculannya gagdet yang semakin mobile membuat permintaan akan komputer pribadi semakin menurun. Sony yang pernah berjaya diera tahun 90an, kali ini harus menyerah dan menjual salah satu unit bisnis PCnya yaitu Vaio kepada perusahaan investasi Japan Industrial Partners (JIP).

Proses akuisisi diperkirakan akan selesai hingga Maret 2014 dengan nilai yang belum diinformasi secara terbuka. Namun, harian Nikkei, beberapa waktu lalu memperkirakan JIP harus mengeluarkan dana setidaknya hingga US$ 490 juta.

Hubungannya dengan karyawan, dikutip dari Reuters, Kamis (6/2/2014), Sony juga berencana merumahkan sekitar 1.500 karyawan asal Jepang dan 3.500 karyawan asal negara lain yang bekerja di Sony Global. Total 5.000 karyawan hingga akhir 2014.

Sony tetap masih akan memiliki 5 persen saham diperusahaan baru yang dibentuk investasi Japan Industrial Partners dari akuisisi unit bisnis PC Vaio.

JIP sendiri hanya akan mempekerjakan sekitar 250 – 300 karyawan bekas unit bisnis PC Vaio yang nantinya akan berkonsentrasi sementara pada bisnis PC untuk korporat dan konsumen Jepang sambil mengembangkan strategi kepasar lebih luas.

Disebutkan, PHK yang dilakukan Sony membuat perusahaan menghemat hingga Rp 10 triliun per tahun mulai 2015. Perusahaan juga akan fokus kepada pengembangan produk-produk mobile, seperti ponsel dan komputer tablet. (Sumber:Reuters).

SHARE

LEAVE A REPLY